Selamat Datang di SDN Kampungsawah I

NPSN 20236280, Korwilcambidik Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.
SD NEGERI KAMPUNGSAWAH I - KARAWANG
DAFTAR POSTINGAN Klik Disini

Selamat Datang di Situs Kami

Situs Resmi SDN Kampungsawah I, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Negara Kesatuan Republik Indonesia. NPSN. 20236280.
SD Negeri Kampungsawah I - Karawang
SD NEGERI KAMPUNGSAWAH I - KARAWANG

Momen Khidmat Sertijab Kepala Sekolah SDN Kampungsawah I : Melepas Bapak Ahmad Saepudin, Menyambut Bapak Muhidin"


Sertijab dan Lepas Sambut Kepala Sekolah SDN Kampungsawah 1

JAYAKERTA, 10 Maret 2026– Suasana khidmat menyelimuti keluarga besar SDN Kampungsawah 1 dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Sekolah yang berlangsung hari ini. Momen ini menandai babak baru kepemimpinan sekolah sekaligus pelepasan masa bakti kepala sekolah yang lama.

Acara yang dihadiri oleh Korwilcambidik, Ketua PGRI dan dewan guru, serta tamu undangan ini menjadi saksi penandatanganan berita acara sertijab dari Bapak AHMAD SAEPUDIN, S.Pd kepada Bapak MUHIDIN, S.Pd.

Terima Kasih Atas Pengabdian Tiada Henti

Bapak AHMAD SAEPUDIN, S.Pd resmi memasuki masa purnabakti (pensiun) setelah bertahun-tahun mendedikasikan tenaga dan pikirannya demi kemajuan SDN Kampungsawah 1. Di bawah kepemimpinan beliau, banyak perubahan positif yang dirasakan, mulai dari peningkatan fasilitas hingga prestasi siswa yang membanggakan.




"Terima kasih atas bimbingan dan kasih sayang yang telah diberikan kepada kami semua. Jasa-jasa Bapak akan selalu menjadi fondasi bagi kemajuan sekolah ini," ungkap salah satu perwakilan guru dalam sambutannya yang penuh haru.

Selamat Datang Pemimpin Baru

Di sisi lain, keluarga besar SDN Kampungsawah 1 dengan tangan terbuka menyambut kehadiran Bapak MUHIDIN, S.Pd sebagai nakhoda baru. Harapan besar digantungkan agar estafet kepemimpinan ini membawa inovasi dan semangat baru bagi seluruh warga sekolah.




Dalam sambutan perdananya, Bapak MUHIDIN, S.Pd menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program unggulan yang sudah berjalan dan siap bersinergi dengan seluruh pihak demi mencetak generasi SDN Kampungsawah 1 yang cerdas dan berakhlak mulia.

Penutup

Acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dan sesi foto bersama. Selamat memasuki masa purnabakti untuk Bapak AHMAD SAEPUDIN, S.Pd, selamat menikmati waktu bersama keluarga. Dan selamat bertugas untuk Bapak MUHIDIN, S.Pd, mari bersama-sama memajukan pendidikan di SDN Kampungsawah 1!




Share:

Rilis Aplikasi Dapodik versi 2026.c

Rilis Aplikasi Dapodik versi 2026.c

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Dengan hormat kami sampaikan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah telah melakukan pembaruan dan perbaikan pada Aplikasi Dapodik versi 2026.c, sehingga dapat digunakan untuk pengumpulan data semester Genap tahun ajaran 2025/2026. Perbaikan dan pembaruan ini merupakan upaya untuk menyelaraskan prosedur dan mekanisme pendataan Dapodik. Pokok pembaruan pada Aplikasi Dapodik versi 2026.c adalah proses pendataan dalam mendukung Program Prioritas Pemerintah, serta perbaikan beberapa bugs dari Aplikasi versi sebelumnya. Sehingga Satuan Pendidikan diharapkan untuk dapat segera melakukan pembaruan Aplikasi Dapodik.

Aplikasi Dapodik versi 2026.c dirilis dalam bentuk installer, patch dan pembaruan daring. Untuk melakukan pembaruan Aplikasi Dapodik ke versi 2026.c, lakukan langkah-langkah berikut:

Installer (Metode pembaruan ini berisiko hilangnya data yang diinput jika sudah melakukan pendataan pada Dapodik versi 2026.b namun belum melakukan sinkronisasi. Metode ini juga bisa dilakukan langsung jika belum pernah install Aplikasi Dapodik versi 2026.b):

  1. Pastikan sudah melakukan sinkronisasi pada Aplikasi Dapodik versi 2026.b, atau belum install Aplikasi Dapodik versi 2026.b;
  2. Uninstall Aplikasi Dapodik versi 2026.b jika sudah terpasang dari perangkat anda;
  3. Unduh file installer Aplikasi Dapodik 2026.c di laman https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan
  4. Lakukan instalasi Aplikasi Dapodik 2026.c;
  5. Refresh peramban (ctrl+F5);
  6. Lakukan registrasi (daring/luring);
  7. Jika memilih metode registrasi luring, pastikan sudah mengunduh prefill terbaru;
  8. Lanjutkan hingga proses registrasi berhasil;
  9. Isi username dan password;
  10. Pilih semester genap 2025/2026;
  11. Klik tombol Masuk;
  12. Pastikan tampilan Aplikasi Dapodik sudah versi 2026.c;
  13. Lakukan input data sesuai kondisi riil;
  14. Login Akun Kepala Sekolah;
  15. Lakukan validasi;
  16. Klik tombol sinkronisasi.

Patch:

  1. Pastikan satuan pendidikan telah memasang Aplikasi Dapodik versi 2026.b;
  2. Unduh patch di laman: https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan;
  3. Pasang patch yang telah diunduh;
  4. Tekan ctrl+f5, pastikan versi Aplikasi Dapodik di beranda sudah Dapodik 2026.c;
  5. Masuk dengan akun satuan pendidikan;
  6. Klik tombol Tarik Data;
  7. Lakukan pengisian dan perbaikan data;
  8. Lakukan Validasi;
  9. Lakukan sinkronisasi.

Pembaruan Daring:

  1. Pastikan perangkat anda terhubung internet;
  2. Buka Aplikasi Dapodik versi 2026.b;
  3. Login pada akun satuan pendidikan anda;
  4. Buka menu pengaturan;
  5. Klik “Cek Pembaruan”;
  6. Tunggu hingga proses pembaruan berhasil;
  7. Jika sudah berhasil, tekan ctrl+f5, pastikan versi Aplikasi Dapodik di beranda sudah Dapodik 2026.c;
  8. Masuk dengan akun satuan pendidikan;
  9. Pastikan Aplikasi Dapodik versi 2026.c sudah tertera pada laman beranda.

Berikut adalah daftar perbaikan Aplikasi Dapodik versi 2025.c:

  1. [Perbaikan] Pengaktifan fitur lanjutkan semester bagi rombongan belajar wali, ekstrakurikuler dan mata pelajaran pilihan.
  2. [Perbaikan] Perbaikan bug pada saat menyimpan pembelajaran.
  3. [Perbaikan] Perbaikan validasi NIP dan TMT ASN menjadi warning.

 

Tautan untuk mengunduh Aplikasi Dapodik (installer dan patch):

  1. Aplikasi Dapodik Ditjen PAUD, Dikdas dan Dikmen versi 2026.c
  2. Aplikasi Dapodik Ditjen Vokasi (Khusus SMK) versi 2026.c
  3. Patch Aplikasi Dapodik versi 2026.c

Untuk informasi terkini, silakan ikuti kanal Instagram resmi kami.

Demikian informasi yang kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Salam Satu Data Pendidikan Indonesia,

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sumber : https://dapo.kemendikdasmen.go.id/

Share:

Nama-Nama Kecamatan di Karawang

Nama-Nama Kecamatan di Karawang


NAMA-NAMA KECAMATAN DI KABUPATEN KARAWANG [3215]

Kabupaten Karawang, sebuah kabupaten yang terkenal dengan julukan "Kota Pangkal Perjuangan" sekaligus salah satu pusat industri dan lumbung padi di Provinsi Jawa Barat. Kabupaten Karawang memiliki wilayah yang cukup luas, yang terbagi menjadi 30 (tiga puluh) Kecamatan. Berikut adalah daftar lengkap 30 Kecamatan yang berada di bawah administrasi Kabupaten Karawang, disusun berdasarkan urutan alfabetis agar mudah Anda telusuri:

  1. Kecamatan Banyusari
  2. Kecamatan Batujaya
  3. Kecamatan Ciampel
  4. Kecamatan Cibuaya
  5. Kecamatan Cikampek
  6. Kecamatan Cilamaya Kulon
  7. Kecamatan Cilamaya Wetan
  8. Kecamatan Cilebar
  9. Kecamatan Jatisari
  10. Kecamatan Jayakerta
  11. Kecamatan Karawang Barat
  12. Kecamatan Karawang Timur
  13. Kecamatan Klari
  14. Kecamatan Kotabaru
  15. Kecamatan Kutawaluya
  16. Kecamatan Lemahabang
  17. Kecamatan Majalaya
  18. Kecamatan Pakisjaya
  19. Kecamatan Pangkalan
  20. Kecamatan Pedes
  21. Kecamatan Purwasari
  22. Kecamatan Rawamerta
  23. Kecamatan Rengasdengklok
  24. Kecamatan Talagasari
  25. Kecamatan Tegalwaru
  26. Kecamatan Telukjambe Barat
  27. Kecamatan Telukjambe Timur
  28. Kecamatan Tempuran
  29. Kecamatan Tirtajaya
  30. Kecamatan Tirtamulya


Demikian postingan kali ini, semoga bermanfaat.

Share:

Arti Lambang Daerah Karawang

Arti Lambang Daerah Karawang

Lambang daerah bukan sekadar gambar, melainkan sebuah identitas yang merangkum sejarah, cita-cita, dan karakteristik sebuah wilayah. Bagi masyarakat Kabupaten Karawang, lambang daerah adalah cerminan dari semangat perjuangan, kemakmuran, dan warisan budaya yang kaya. Berikut adalah uraian mendalam mengenai arti dari setiap elemen yang membentuk Lambang Kabupaten Karawang.

Lambang Daerah Karawang
Lambang Daerah Kabupaten Karawang

Filosofi Warna dan Kemakmuran.
Lambang Kabupaten Karawang didominasi oleh elemen yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.
  • Warna Dasar Hijau, Padi, dan Kapas: Elemen-elemen ini secara kolektif melambangkan Kemakmuran dan Kesejahteraan yang senantiasa diwujudkan di Kabupaten Karawang. Karawang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional, yang ditegaskan dengan adanya gambar padi dan kapas.

Karawang sebagai Lumbung Pertanian.
Peran Karawang sebagai daerah agraris diwakilkan oleh elemen ini:
  • Pintu Air: Melambangkan Karawang sebagai daerah pertanian yang diairi oleh sistem pengairan teknis. Ini merujuk pada pentingnya sistem irigasi, yang salah satunya bersumber dari Sungai Citarum, dalam menopang sektor pertanian Karawang.

Semangat Proklamasi Kemerdekaan.
Lambang ini juga sarat dengan nilai-nilai sejarah dan semangat perjuangan dalam menegakkan kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Butir Padi 17, Pintu Air 8, Tanaman Padi/Rawa 45: Angka-angka ini melukiskan tanggal 17 Agustus 1945, hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini menegaskan semangat juang dan ikatan sejarah Karawang dengan momentum penting kemerdekaan.
  • Golok Lubuk: Melambangkan semangat pantang menyerah Kabupaten Karawang dalam membela Tanah Air dan Bangsa. Golok ini juga sering diartikan sebagai simbol "Alif" yang bermakna Karawang sebagai Pangkal Perjuangan Kemerdekaan.

Hari Jadi Kabupaten Karawang.
Salah satu elemen pada lambang juga merujuk pada hari jadi Kabupaten Karawang.
  • Bunga Kapas 10: Melambangkan tanggal 10 Maulud Tahun Alif 1.555 (Tahun Jawa) atau 10 Rabiul Awal 1043 H, yang ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Karawang.

Warisan Sejarah Sungai Citarum.
Elemen ini menyoroti peran strategis Karawang sejak masa lampau.
  • Alur Putih Empat: Melukiskan bahwa pada Abad ke IV, Kerajaan Tarumanegara telah memanfaatkan Sungai Citarum sebagai jalur perhubungan dan memiliki peran penting dalam sejarah kawasan. Saat ini, Sungai Citarum masih memiliki peran multiguna, terutama untuk pertanian.

Bentuk Kesatuan.
Secara keseluruhan, lambang ini berbentuk perisai, yang mencerminkan pertahanan dan perlindungan. Bentuk perisai ini sejalan dengan kepribadian Bangsa Indonesia dan juga menopang cita-cita daerah untuk mewujudkan Karawang yang mandiri, bermartabat, dan sejahtera. Lambang Kabupaten Karawang adalah sebuah ikrar visual yang mengingatkan setiap warganya akan akar sejarah yang kuat, sumber daya alam yang melimpah, dan semangat perjuangan yang tak pernah padam.


Share:

Sejarah Singkat Karawang

Sejarah Singkat Karawang

SEJARAH SINGKAT KABUPATEN KARAWANG
(Sumber : Catatan Sejarah Karawang dari Masa ke Masa; T. Bintang)

Keberadaan daerah Karawang, telah dikenal sejak masa Kerajaan Padjajaran (yang berpusat di Bogor), karena pada masa itu, Karawang merupakan satu-satunya jalur lalu lintas yang sangat penting sebagai jalur transportasi hubungan antara dua Kerajaan besar, yakni Kerajaan Padjadjaran dengan Kerajaan Galuh Pakuan yang berpusat di Ciamis.

Sumber lain (buku-buku yang dicatat dalam sejarah bangsa Portugis) tahun 1512 dan 1552 menerangkan bahwa "pelabuhan - pelabuhan penting" dari Kerajaan Padjajaran adalah "CARAVAN". Yang dimaksud sebagai "CARAVAN" dalam sumber tadi adalah tentang letak daerah Karawang yang berada di sekitar Sungai Citarum.

Sejak dahulu kala, bila akan melewati daerah rawan, demi keamanan di jalan, orang-orang selalu bepergian secara berkafilah atau rombongan dengan menggunakan hewan seperti kuda, sapi, kerbau atau keledai. Demikian juga halnya yang mungkin terjadi pada zaman dahulu Kesatuan - kesatuan kafilah yang dalam bahasa Portugisnya disebut "CARAVAN". Membuat pelabuhan-pelabuhan yang be-rada disekitar muara Sungai Citarum yang menjorok hingga ke daerah¬daerah pedalamannya sehingga dikenal dengan sebutan "CARAVAN". Yang kemudian berubah menjadi Karawang.

Luas wilayah Kabupaten Karawang saat itu tidak sama dengan luas wilayah Kabupaten Karawang pada masa sekarang. Pada saat itu, luas Kabupaten Karawang meliputi Bekasi, Subang, Purwakarta, dan Karawang sendiri. Untuk lebih jelasnya silahkan Baca di Buku Sejarah Karawang di bawah ini.


Sumber : https://karawangkab.go.id - Selayang Pandang

Share:
  • SDN Kampungsawah I - Karawang
    • SDN Kampungsawah I
      NPSN : 20236280
      Dusun Campea RT. 07 / RW. 03, Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia.